Saturday, June 2, 2012

The scrambled feelings .

Because my second name is Rascal , I assure you that I still have a lot of stuffs and garments to be packed . Just so you know , tomorrow is my big day :)

I'm gonna be a proud 'budak asasi' by tomorrow . Well , I know the sound of 'budak asasi' is not as enticing as 'budak IB ' nor 'budak a-level' but I believe this is the bestest choice that Allah had decide for me . Wish me all the best for the Taaruf Week . Hopefully , the seniors are awesome , the Kafe serves sumptous foods and the roommates are all amazing .

I am so nervous that I think I hear my bones rattling in its place . My heart beats so fast that I am afraid it will burst soon . Blame the adrenaline rush :DD

So people , I have to tell you that after this there will be lack of posts and updates . FYI , I don't have smart phone and the idea of bringing the lappy during taaruf week seems not so brilliant . So yeah . You can always poke me on Facebook if you're in eager anticipation of knowing my condition .

My rhapsody of laments has reached sizzling heights - it's time to bid farewell to the most awesomest place on Earth , home sweet home .


Farewell people :)
So peeps , G'day :)

ps: Most and -est should come in the same sentence to exaggerate the main idea . LOL
thanks for reading.feel free to leave comments :)

Tuesday, May 29, 2012

Surat untuk sahabat .


Wahai sahabatku yang paling kusayangi ,
Surat ini aku titipkan untukmu memandangkan kita bakal membawa haluan masing-masing ke jalan yang berbeza . Sahabat , andai dapat aku ungkapkan betapa dalamnya rasa rindu yang telah lama aku simpan , yang telah lama ku balut kemas dalam hati ini sejak beberapa bulan yang lalu , sejak kau menghilang terus diam tanpa bahasa . Aku tertanya akukah yang bersalah atas 'kehilangan'mu yang tiba-tiba itu ?

Gusar juga aku pada asalnya mahu menggarap surat ini , entah bakal kau baca atau tidak , tapi aku sangat mengharap kau punyai waktu menghadap bait-bait kataku yang mungkin buat kali terakhir untukmu sahabat . Aku mencari dirimu yang 'sekejap ada , sekejap tiada' itu dimerata tempat . Ku tanyakan khabarmu pada sahabat-sahabat lain namun , jawapan tipikal yang aku peroleh hanyalah , 'entah , dia dah jarang online sekarang' .

Aku mohon sebagai sahabat , buang rasa rendah dirimu itu dihadapanku . Kita punya darjat yang sama di mata Tuhan , yang membedakan kita hanyalah Taqwa dalam hati . Jika kau malu padaku atas keputusan peperiksaan mu yang padamu , biasa-biasa sahaja , ketahuilah sahabat , beribu-ribu orang perolehi keputusan gagal dalam beberapa subjek , malahan lebih 'disaster' keputusannya berbanding kamu . Keputusan atas slip itu hanya bandingan fizikal kemampuan kita dalam subjek akademik . Pernah kau bayangkan bagaimana jika soalan subjek tiada silibus yang ditanya dalam peperiksaan , adakah pelajar yang perolehi lurus cemerlang tertinggi itu mampu mendapat keputusan serupa dalam subjek 'skill hidup yang tidak diajar di sekolah' ? Tidak sahabat . Tidak .

Lantas , aku bertanya pada yang lain kemana hala tujumu untuk tertiari , langsung apa yang kudapat hanyalah ENTAH . Aku menunggu kelibatmu di mukabuku , manalah tahu kau online , bolehlah aku bertanya khabar . Namun , pertanyaan khabar yang aku nanti-nanti itu selalunya berakhir dalam 5-6 minit . Dalam kesekejapan itu jugalah aku cuba mencungkil apa yang perlu kutahu sebagai sahabatmu selama lima tahun ini . Cukuplah ku tahu kau sihat , keluargamu juga .

Usah malu kepadaku untuk cerita apa yang perlu , kerana aku juga sering membuang pakaian 'malu'ku itu apabila aku teresak-esak mengadu kepadamu tentang nasibku sewaktu kita bersekolah dahulu . Tuhan sahaja yang tahu betapa aku rindu momen-momen indah kita bersama . Allah .Rindunya . Mana dia sahabat yang aku kenal dahulu , jasadnya lepas dari pandangan mata langsung ku tak ketahui keadaannya .

Usah malu kepadaku untuk mengisahkan apa yang perlu , kerana hakikatnya aku ini banyak berhutang kepadamu . Kau ajar aku makna kuat . Kau ajar aku makna sahabat . Harus bagaimana lagi ku katakan , jika kita sahabat , tidakkah kau berasa kasihan akan daku yang memendam rasa rindu ini ?

Usah malu bertegur sapa denganku kerana aku manusia biasa . Langsung tiada yang istimewa di mata manusia . Aku bukan anak raja . Bukan jua profesor madya . Bukan juga lulusan luar negara . Lantas tiada apa yang harus kubanggakan sebagai hamba Tuhan yang fakir amalannya . Kemana kau hilang sahabatku ?Kembali temani aku , kembali ke sisiku , bantu aku menghadapi dugaan dunia .

Sahabat , aku mungkin bukan sahabat terbaik buatmu . Aku hanya mampu memberi jaminan , aku bersedia mendengar keluh-kesahmu asal kau tidak mempersoal nikmat Tuhan , aku bersedia memberi pandangan tentang persoalan hidup yang kau tanyakan , aku bersedia berkongsi rezeki yang Tuhan kurnia tatkala poketmu kosong , aku bersedia melayani kerenahmu selagi tidak melanggar syariat . Aku bersedia , teman .
Walau aku tak sempurna , ini lah setidak-tidaknya apa yang kumampu beri buatmu sahabat .

Jika ketidaksempurnaan ini yang menyebabkan pudarnya kepercayaanmu kepadaku , fahamilah teman , akan ku cuba melengkapkan apa yang tak lengkap pada diri ku buat mu . Kerana sesungguhnnya aku tulus mengasihimu sebagai sahabat . Aku terima siapa kau seadanya . Ingatkah lagi , dahulu kau menyambut salam perkenalan daku meski seluruh dunia mencerca aku pada waktu itu ? Kau lah insan mulia itu . Yang mendodoi aku dengan lullaby meski sakit luka ditohmah meresap ke segenap tulang . Yang mencabut tusukan tombak kebencian pada jantung aku . Yang menyimbah air pada setiap api dendam yang marak dalam hatiku . Engkaulah orangnya.

Sahabat , aku mengasihi engkau kerana Allah . Semoga persahabatan kita tidak berakhir disini . Walau dimanapun kau berada saat ini , ketahuilah , hutangku padamu takmungkin terbayar dan sayangku padamu takkan pernah pudar meski Gurun Sahara memisahkan kita . Assalamualaikum .

ps:If you happened to read this , and you think that you're the person I'm trying to reach here , please , do give me a call and give me a reason why .
thanks for reading.feel free to leave comments :)

Monday, May 28, 2012

Analogi Botol .


Assalamualaikum :)
Saya baru selesai membaca sebuah bingkisan hasil garapan pelajar Batch 9 Sekolah Menengah SRI Al-Amin Bangi bertajuk Piawai Hijab Khusus Buatmu Kaum Hawa . Isinya padat, penuh dengan grafik menarik dan 100% handwritten . Paling saya suka , penyampaian buah-buah fikiran yang begitu mudah difahami . Jadi , pada pagi yang penuh barakah ini , saya ingin berkongsi sebuah artikel yang ditulis dalam bingkisan tersebut . Moga semua dapat memperoleh manfaatnya , inshaAllah :)


ANALOGI BOTOL


Apabila anda mengisi sebuah botol dengan sos tomato , maka apabila anda picit botol tersebut , isi yang keluar adalah sos tomato juga , benar ? Begitu juga dengan madu , cuka dan mayonis , bukan ?

Pernahkan anda mengisi botol dengan jus oren lalu apa yang keluarnya adalah teh tarik ? Pastinya tidak ...

Manusia tidak ubah seperti botol . Setiap kalimah yang diucapkan oleh lidah mereka diumpamakan seperti isi di dalam botol tersebut . Sepanjang hidupnya , botol tersebut (manusia) akan terus diisi sehingga penuh . Apabila sudah tiba masanya , yakni pada saat-saat hembusan nafasnya yang terakhir , botol tersebut akan memuntahkan isinya .

Barangsiapa yang masa hidupnya banyak membasahkan lidah dengan zikrullah dan kalimah tauhid , pasti tidak sukar baginya untuk mengucapkan dua kalimah syahadah sebelum dia menghadap Tuhannya . Dapatkah anda bayangkan kesudahan hidup bagi mereka yang sepanjang hidupnya banyak mencarut , berkata lucah , berkata keji atau sia-sia , berbual kosong , mengumpat , mencaci dan menghina ?

Sumber :Piawai Hijab Khusus Buatmu Kaum Hawa oleh pelajar Sekolah Menengah SRI Al-Amin Bangi .

Renungkan :)


thanks for reading.feel free to leave comments :)

Sunday, May 27, 2012

An answer to the unrest .



18:23



And never say of anything, "Indeed, I will do that tomorrow," (18:23)


18:24







Except [when adding], "If Allah wills." And remember your Lord when you forget [it] and say, "Perhaps my Lord will guide me to what is nearer than this to right conduct." (18:24)


InshaAllah , I will do that tomorrow . Perhaps my dearest Allah will guide me to what is nearer than this to right conduct :)

thanks for reading.feel free to leave comments :)

Wednesday, May 23, 2012

A candle that keeps burning itself repeatedly .

Tutup buku lama , buka buku baharu .
Tinggalkan segala keselekehan zaman sekolah . Haha .
Tiga Jun ni dah kena mula tunjukkan sisi kematangan seorang Nur Ilham Alia . LOL


Lagu ini untuk cikgu-cikgu saya dari saya di Pasti Al-Huda , SK Labohan Dagang , SRA Labohan Dagang , SBP Integrasi Sabak Bernam dan juga untuk bakal lecturer saya di IIUM (InshaAllah) .

There's no perfect wish for what have you done for me except one , THANK YOU :)
For the knowledge , THANK YOU :)
For the inspirations , THANK YOU :)
For the time , THANK YOU :)
For the memories , THANK YOU :)

Tahu lambat dah , tapi , hari-hari pun suppose to be Teacher's Day sebab hari-hari cikgu bagi ilmu . Oh holidays pun , kan cikgu bagi piles of homework, right ?Ilmu lah tu .

thanks for reading.feel free to leave comments :)